1 Korintus 10:13

Aku adalah tipe orang yang rela untuk mengalami sesuatu yang tidak enak atau menyedihkan sendirian daripada harus mengalaminya bersama dengan orang-orang yang aku sayangi (terutama keluarga). Aku tidak rela jika mereka mengalami sesuatu yang menyedihkan atau menyakitkan. Aku pasti akan melakukan apa yang aku mampu untuk mencegah hal-hal yang menyedihkan dan menyakitkan dari orang-orang yang aku kasihi. Selain itu sebisa mungkin aku akan berusaha untuk tidak merepotkan orang lain dan melakukan semuanya sendiri. Aku juga jarang sekali mau menceritakan kesedihan dan kekecewaanku agar orang lain tidak ikut sedih bersama denganku.


Padahal jika direnungkan, apa yang aku lakukan itu justru menyakitkan dan menyedihkan bagi orang-orang yang aku sayangi. Mereka pasti merasa bahwa mereka bukan bagian dari hidupku karena aku tidak membuka diri pada mereka. Mereka merasa bahwa aku menolak mereka. Mereka juga jadi tidak memahami aku. Aku sendiri paling sedih jika keluarga tidak meminta bantuanku padahal mereka tahu bahwa aku bisa melakukannya. Aku juga sedih jika tahu bahwa ada keluarga yang sedang bersedih tapi aku tidak tahu bagaimana harus menghibur mereka karena mereka tidak berbagi kesedihannya denganku.


Hal lain lagi adalah aku juga tidak bisa terima jika orang-orang yang aku sayangi bersedih dan kecewa. Misalnya saja jika ada keluargaku yang gagal ujian, dimusuhi orang lain, diperlakukan tidak baik, dan lainnya aku pasti akan ikut marah dan sedih. Aku tidak terima jika mengalami semua itu, terutama ketika mereka sama sekali tidak cocok untuk mengalami semua itu.

Padahal jika hal-hal itu terjadi pada aku sendiri, aku bisa memahami dan menerimanya dengan baik. Misalnya saja lamaran kerjaan gagal padahal aku sudah berusaha keras untuk mendapatkan pekerjaan itu, walaupun sedih tapi aku percaya Tuhan sudah menyiapkan pekerjaan yang lebih baik dan cocok untukku di suatu tempat. Semua kegagalan dalam melamar pekerjaan adalah persiapan dan latihan untuk pekerjaan yang sudah disiapkan Tuhan. Tapi aku tidak rela jika hal ini terjadi pada orang yang aku sayangi. Aku tidak bisa menerima bahwa pasti ada rencana Tuhan yang indah di balik semua kegagalan, kekecewaan dan kesedihan itu. Sebaliknya aku justru banyak bertanya pada Tuhan mengapa Ia ’sekejam’ itu dan membiarkan ini terjadi? Aku berusaha memaksakan rencanaku akan orang yang aku sayangi pada Tuhan.

Siapakah aku sehingga aku bisa merancang kehidupan seseorang padahal apa yang akan terjadi pada diriku besok saja aku tidak tahu? Siapakah aku sehingga aku merasa bahwa aku lebih tahu apa yang terbaik bagi seseorang daripada Tuhan yang telah melukis langit dan memberi nafas kehidupanku? Siapakah aku sehingga aku dapat mengatakan bahwa Tuhan telah melakukan kesalahan dalam diri seseorang padahal Tuhanlah telah merancang kehidupan orang itu? Aku percaya bahwa Tuhan pasti memiliki rancangan terindah untukku, jadi mengapa aku tidak dapat menerima bahwa Tuhan juga mempunyai rancangan indah untuk orang lain walaupun sekarang dia sedang mengalami masa-masa sulit?

Setelah membolak-balik alkitab sebentar, akhirnya aku mendapat ayat ini untuk menghibur diri jika aku sedih karena orang yang sayangi bersedih, gagal, atau kecewa.

“Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada padaKu mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.“ Yeremia 29:11

“Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar; sehingga kamu dapat menanggungnya.“ 1 Korintus 10:13

(Senin, 10 Desember 2007)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s