Gambling

Adakah yang tahu kapan dan dimana judi pertama kali diadakan? Aku tidak tahu, ketika aku mencari di internet juga tidak berhasil menemukan informasi ini. Padahal seharusnya hari lahir judi juga dirayakan oleh semua orang. Ini adalah hari lahirnya kegiatan yang menghancurkan hidup banyak manusia.

Manusia sudah lama sekali mengenal judi, bahkan mungkin sudah tertanam dalam gen dan otak sejak masih bayi. Anak kecil saja sudah bisa mengatakan “Taruhan yuk!!!” ketika sedang berdebat dengan temannya. Aku juga dulu sering seperti itu ketika berdebat jawaban siapa yang benar, lalu ujungnya selalu saja keluar kata “Taruhan yuk” Memang sih jumlahnya kecil dan hanya 1000 rupiah atau 500rupiah tapi judi adalah judi. Dan jika salah satu mundur akan dikatakan penakut dan jawabannya salah.

Berjudi tidak harus dilakukan di kasino, apa saja bisa dijadikan bahan untuk berjudi. Balapan (motor, kuda, mobil, dll), pertandingan (sepak bola, dll), jawaban ulangan, nilai, dan lain-lain. Asalkan itu berkaitan dengan 2 orang dan ada uang atau barang yang dipertaruhkan pasti itulah perjudian, walaupun masih banyak istilah halus lainnya. Ada banyak sekali bentuk perjudian sekarang ini, yang pertama sudah pasti yang ada di casino, lalu ada lagi perjudian untuk event tertentu seperti sepak bola, lottery, dan kini sudah ada online gambling. Coba saja search di internet dan wikipedia. Angka 777 yang disukai orang saja sudah menjadi salah satu website untuk gambling.

Alkitab tidak pernah secara langsung mengatakan bahwa perjudian itu dosa. Tapi jika mau dipelajari lagi, banyak sekali hal-hal dalam perjudian yang bertentangan dengan firman Tuhan. Misalnya:

1. perjudian membuat orang menjadi serakah.

2. perjudian membuat suami tidak lagi menjadi kepala dalam rumah dan tidak mengurus rumah

3. dalam perjudian pasti ada pihak yang dirugikan

4. perjudian mengajarkan konsep luck dan dewi fortuna, bukan Tuhan

(aku lupa ayat2 alkitabnya untuk poin2 diatas. Selain itu masih ada poin lainnya lagi. Coba saja search di google dengan keyword gambling bible)

Poin lain yang membuat aku yakin bahwa gambling bukan berasal dari Tuhan dan alkitab adalah dalam perjudian selalu mengenal istilah penjudi pertama pasti banyak. Aku sudah banyak menemukan bukti dari statement ini. Karena faktor inilah banyak orang menjadi ketagihan gambling di casino atau lainnya (inc. lottery, dll); karena mereka ingin mengulangi kesuksesan pertama dan menjadi serakah dengan melipatkan kemenangan. Pada masa inilah orang biasanya akan kalah dan semakin penasaran untuk menebus kekalahannya.

Bungkusan kado dari setan memang selalu tampak bagus untuk menarik banyak orang. Perjudian dibuat seperti wisata. Di Sydney ada restoran yang enak-enak. Di Genting, hotel gratis dan ada tempat seperti Dunia Fantasi untuk anak-anak. Di Macao, hotel mewah dibalut dengan wisata ke tempat-tempat lain. Jadi kalau orang tua dengan alasan sampingan membawa anak-anak bermain ke Macao atau Genting, dan malam harinya baru waktu orang tua ‘bermain’ di casino, contoh apakah yang diberikan pada anak-anak? Mereka akan belajar bahwa ‘bermain’ di casino tidak mengapa asalkan jangan menjadi ketagihan.

Semua kekayaan instant yang didapat akan secara ‘instant’ menghilang pula. Aku pernah menonton acara Oprah tentang pemenang lottery. Mereka menjadi super boros dan royal dan akhirnya mereka baru ingat untuk menabung dan tetap berhemat setelah uang hasil menang sudah hampir habis. Aku juga sudah melihat sendiri dengan orang-orang di keluargaku (masih ada beberapa saudara yang harus banyak didoakan agar lepas dari perjudian). Bagaimana keadaan mereka dari tahun ke tahun? Tidak bertambah kaya. Yang ada justru semakin miskin dan terbelilit hutang yang mengharuskan anggota keluarga lain untuk menolongnya.

Aku sudah pernah masuk di 3 kasino, di Sydney (ini karena aku belum mengenal firman Tuhan dengan benar) , Genting (karena dibawa oleh Tour wisata dan aku tidak tahu apa itu genting), dan Macao (menemani seseorang yang tersesat dan akhirnya justru menemukan Tuhan dan pertobatan kembali). Tak peduli tempat dan standard kemewahan + pelayanan yang diberikan isinya sama saja. Hanya orang-orang dengan wajah kosong tanpa ‘roh’. Bagaimana yah menjelaskan ‘roh’? Orang di casino berbeda dengan orang di gereja, pasar atau tempat lainnya. Mataku hanya melihat orang tanpa ekspresi disana. Rasanya sudah seperti robot. Sedih melihat orang-orang seperti itu.

Aku sedih melihat berapa banyak uang yang terbuang sia-sia di tempat perjudian. Ada berapa banyak gereja yang bisa didirikan dengan uang itu? Ada berapa banyak orang sakit bisa berobat dengan uang tersebut? Ada berapa banyak sekolah bisa didirikan dengan uang itu? Ada berapa banyak anak putus sekolah bisa kembali sekolah dengan uang itu? Ada berapa banyak ….

Aku berdoa agar mereka segera menemukan jalan pada Tuhan. Aku juga mencoba untuk menjelaskan bahaya dan dosa perjudian pada anak2 sekolah mingguku. Apalagi yang bisa aku lakukan selain itu?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s