My Trip Hongkong 2 – Life Style (1)

Life Style yang dimaksud disini bukanlah kehidupan orang-orang seperti F4 atau pekerja dengan bayaran tinggi. Life style disini adalah kehidupan orang-orang kebanyakan untuk orang Hongkong tahun 2009. Sengaja diberi tahun karena kehidupan terus berevolusi.

1. Tempat tinggal

Jarang sekali penduduk Hongkong yang memiliki tempat tinggal sesuai dengan pengertian orang Indonesia. Sebuah bangunan di atas tanah. Rata-rata tempat tinggal di Hongkong adalah flat alias apartemen. Sempitnya lahan di Hongkong membuat ukuran apartemen di Hongkong rata-rata berukuran mini mungkin seluas 30meter persegi. Kamar tidurnya juga mini (jauh lebih luas kamar tidur pembantu daripada kamar tidur di Hongkong)

Ada 2 macan apartement di Hongkong. Swasta dan pemerintah. Apartemen pemerintah mungkin bisa dianalogikan dengan rusun atau apartemen bersubsidi di Indonesia. Disediakan untuk mereka yang kurang mampu secara finansial, cacat, atau lansia. Beberapa apartemen ini dibangun bahkan lebih indah daripada apartemen swasta sehingga terkadang menimbulkan kecemburuan sosial.

Harga apartemen bervariasi tergantung dari lokasi dan jenis bangunan. Cara cepat mengecek harga apartemen adalah dengan melihat parkiran mobil. Apa saja jenis mobilnya. Tetapi cara ini hanya berlaku untuk apartemen yang sudah berusia lebih dari 10 tahun. Untuk apartemen baru umumnya mudah ditebak dari arsitektur gedung dan kemewahannya.

Pada beberapa apartemen yang sudah lama, balkon seringkali dirombak untuk memperluas ruangan. Selain itu beberapa unit apartemen juga sering kali dibangun saling berdekatan sehingga dapat saling intip tetangga. Jadi jangan lupa menutup jendela jika sedang berganti pakaian🙂

Juga pada beberapa atap apartement yang tidak terpakai, biasanya terjadi pada bangunan apartemen lama, selain dipakai untuk taman kecil atau menjemur pakaian, sering kali juga dibangun tambahan unit (secara informal) untuk disewakan kembali secara gelap dengan harga yang lebih murah.

2. Menjemur Pakaian

Menjemur pakaian dapat menjadi seni tersendiri. Menyiasati ruangan yang kecil dan tanpa balkon, seringkali “tiang bendera” dijulurkan dari jendela untuk menjemur pakaian.

3. Mandi

Inilah perbedaan budaya yang cukup mencolok. Di Indonesia tidak mandi dalam sehari (kecuali jika sedang sakit atau alasan darurat lain) dianggap jorok. Tetapi ternyata di Hongkong, mandi tiap hari (bahkan 2x sehari) justru aneh. Bahkan di musim panas yang sangat menyengat sekalipun tetap saja tidak mandi setiap hari. Yang penting adalah berganti pakaian. Jadi ternyata definisi jorok karena tidak mandi itu relatif.

4. Pajak

Sama seperti di Indonesia, setiap penghasilan ada pajaknya. Semakin tinggi penghasilan seseorang semakin besar pajaknya. PBB dibayar setiap 3 bulan. Selain itu ada juga pajak lain (tidak tahu namanya) yang dibayar berbarengan dengan PBB. Yang pasti PBB disini jauh lebih mahal daripada Indonesia.

5. Tunjangan Hidup

Hongkong adalah surga bagi sebagian orang: pengangguran, orang cacat, lansia, keluarga yang kekurangan secara finansial. Untuk mereka disediakan tunjangan bulanan dari pemerintah (semacam BLT) dan juga apartemen pemerintah. Semuanya dipelihara pemerintah. Jadi jika berjalan-jalan di Hongkong sangat jarang dijumpai pengemis (biasanya karena keinginan pribadi). Tetapi ketika berjalan-jalan naik bus, aku sempat melihat pemukiman kumuh ala pinggir kali Indonesia. Sayang tidak sempat difoto dan tidak ingat daerahnya.

Tunjangan untuk orang tua berusia 65 tahun ke atas diberikan setelah ada verifikasi bahwa penghasilan tidak mencukupi. Tetapi jika berusia diatas 70 tahun maka akan selalu diberikan tunjangan tidak peduli kaya atau miskin.

6. Agama

Statistik pemeluk agama dapat diberikan oleh badan yang lebih berwenang. Cukup banyak gereja tersebar di Hongkong, sayang susah menemukan gereja internasional. Yang mengejutkan, di Hongkong juga cukup banyak yang tidak beragama. Benar-benar suatu keadaan yang menyedihkan. Maju Terus PENGINJILAN !!!!

bersambung ….

Jati Diri | Life Style 1 | Life Syle 2 | Shopping | Tourism

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s