My Trip Hongkong 2 – Life Style (2)

7. Pernikahan

Nilai pernikahan juga sudah mulai bergeser di Hongkong. Dimulai dari para artis dan orang-orang terkenal yang lebih senang hidup bersama tanpa menikah, sekarang sudah banyak yang meniru gaya hidup ini di Hongkong. Perceraian juga sudah bukanlah hal yang tabu, bahkan menjadi hal biasa.

Adat pernikahan tradisional di Hongkong adalah semua biaya pernikahan ditanggung oleh mempelai pria dan keluarga. Mempelai pria juga harus memberikan mas kawin yang diminta oleh keluarga mempelai wanita. Selain itu uang ampao dari pesta pernikahan semuanya adalah hak mempelai wanita dan keluarganya. Wah, sebagai wanita … enak juga jika menikah dengan pria HongkongšŸ™‚

Ada pernikahan tentu juga ada masalah kelahiran. Disini melahirkan tidak termasuk dalam asuransi kesehatan yang ditanggung oleh kantor. Biaya melahirkan di rumah sakit swasta sekitar HKD 38.000,-. Angka ini naik cukup tajam dibandingkan dengan dua tahun lalu yang berkisar HKD 20.000.-

8. Pekerjaan

Di Hongkong, menjadi pegawai negeri adalah suatu kebanggaan. Selain tes masuknya yang sulit dan tidak setiap tahun lowongan tersedia, gaji pegawai negeri juga lebih besar daripada gaji pegawai swasta rata-rata

Selain itu juga ada bidang pekerjaan yang sangat umum di Indonesia – pembantu rumah tangga. Ada dua macam pembantu rumah tangga, yang tinggal di rumah dan yang datang harian. Pembantu rumah tangga (PRT) yang tinggal dirumah, biasanya berasal dari Indonesia ataU Filipina. Gosipnya, beberapa PRT asal Filipina merupakan lulusan S1. Majikan wajib memberikan satu hari libur kepada PRT yang biasanya hari minggu. Apabila tanggalan merah juga akan mendapat libur. Jika tidak maka harus membayarkan sejumlah uang kepada PRT.

Setiap Minggu, PRT asal Filipina akan berkumpul bersama di daerah Central Station. Sibuk beramah tamah, mencari teman, mengumpulkan tips baru untuk membersihkan rumah, atau mengepak barang untuk dikirim ke kampung halaman.

Jika di Indonesia, pada umumnya setiap desain rumah atau apartemen sudah menyediakan ruangan khusus untuk tempat tidur PRT, di Hongkong tidak seperti itu. Tidak ada ruangan khusus untuk kamar tidur pembantu. Pada umumnya, PRT tidur di ruang tamu. Jadi PRT harus menunggu hingga setiap orang tidur, barulah ia bisa menggelar tempat tidurnya.

Lalu PRT jenis kedua adalah PRT yang datang harian. Bayarannya mereka adalah berdasarkan jumlah jam kerja. Setiap 1 jam kurang lebih HKD 50,-. Karena tingginya bayaran ini, seringkali PRT yang mendapat jatah hari libur akan menyambi dengan membersihkan unit-unit lain.

9. Makanan

Makanan Hongkong enak. Pas dengan lidah Indonesia. Tetapi harus bertanya pada orang lokal untuk tempat-tempat makan yang enak dan murah. Bagi penggemar dinsum, di Hongkong, tersedia jauh lebih banyak pilihan daripada di Indonesia dengan rasa yang jauh lebih enak. Di Hongkong, penggemar dinsum rata-rata adalah orang paruh baya. Hal ini mungkin karena waktu. Orang-orang usia aktif tidak suka menghabiskan waktu berlama-lama dinsum.

Sebagai informasi tambahan, sebagian besar orang Hongkong yang maniak kebersihan, terbiasa untuk membilas dahulu peralatan makan di restoran sebelum digunakan. Untuk itu restoran telah menyediakan mangkok kosong untuk membilas. Membilas dengan menggunakan air teh panas atau air hangat.

Flu Burung juga ternyata membawa dampak di Hongkong. Harga ayam menjadi mahal karena banyak penjual ayam yang lebih memilih untuk menutup dagangannya. Ayam yang dijual di Hongkong bukanlah ayam kampung. Ayam di Hongkong gemuk dan besar. Sebagian besar ayam sekarang diimpor dari Cina Daratan. Selain itu ayam di Hongkong tidak perekor seperti di Indonesia, melainkan berdasarkan timbangan berat (dihitung per 600gram).

Bagaimana dengan makanan Indonesia?

Di daerah KwunTong dekat terminal bus, ada satu restoran kecil yang menjual sayur dan kue-kue Indonesia. Tempatnya sedikit tersembunyi. Susah ditemukan jika tidak biasanya. Walaupun kurang enak, tetapi tempat ini lumayan untuk mengobati rasa rindu akan makanan Indonesia bagi para pekerja asal Indonesia.

Di Hongkong ada juga yang menjual telur yang direbus dengan air teh. Warna dan wangi telur menjadi seperti teh. Rasanya teh juga meresap ke dalam telur bercampur dengan rasa asin. Harganya sekitar HKD 2 – 4Sayang telur ini bukan makanan asli Hongkong melainkan Taiwan. Rasanya tidak ada makanan yang asli Hongkong.

Mungkin ada satu menu yang bisa dikategorikan hidangan asli Hongkong. Ramuan untuk wanita yang baru melahirkan. Ramuan ini terbuat dari campuran cuka, arak, kaki babi, telur, daging dan bumbu lain. Warnanya hitam gelap. Baunya, terutama bau cuka, cukup tajam. Rasanya cukup tajam di lidah.

10. Obesitas

Obesitas adalah masalah umum di Amerika, Australia bahkan di Indonesia. Tetapi di Hongkong adalah kebalikannya. Sangat jarang terlihat orang yang kelebihan berat badan. Mungkin karena penduduk Hongkong adalah penduduk yang suka berjalan kaki dengan tekstur tanah di Hongkong yang berbukit-bukit. Selain itu di Hongkong juga banyak terdapat tempat-tempat olahraga umum dan gratis seperti lapangan basket yang dimanfaatkan secara maksimal oleh penduduknya.

11. Lain-lain

Ini adalah jaman dahulu yang sudah tidak berlaku lagi. Jaman dahulu, jika anak perempuan bekerja, maka semua penghasilan anak adalah hak ibunya. Kemudian ibu berhak membagi sebagian penghasilan anak kembali pada anak untuk kepentingan anak. Sekarang tidak ada lagi praktek seperti itu. Anak perempuanlah yang mengatur pembagian penghasilannya kepada ibu.

Juga di Hongkong Polytechnic University, hampir setiap gedung yang ada dibangun berdasarkan donatur seseorang. Nama donatur akan tertulis pada nama gedung. Jika tidak mampu menyumbang gedung, masih ada taman, pohon dan lampu pohon. Nama donatur juga akan dicantumkan.


Jati Diri | Life Style 1 | Life Syle 2 | Shopping | Tourism

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s