Aku Bersyukur karena Aku Memiliki Yesus

Ketika adikku pulang dini hari naik taksi dan aku merasa cemas,

aku bersyukur karena aku memiliki Yesus yang menenangkanku dan menjaganya.

Ketika kakakku pingsan dan tidak ada orang yang menolongnya,

aku bersyukur karena aku memiliki Yesus yang mendampinginya.

Ketika keluarga ditimpa masalah keuangan yang sangat pelik,

aku bersyukur karena aku memiliki Yesus yang menguatkan.

Ketika aku merasa tidak berdaya dengan dead line proyek yang tidak mungkin,

aku bersyukur karena aku memiliki Yesus yang membimbingku.

Ketika aku merasa kesal dengan managemen kantor yang berantakan,

aku bersyukur karena aku memiliki Yesus yang merupakan atasan yang sempurna.

Ketika aku merasa sendirian dan tidak dimengerti oleh keluargaku sendiri,

aku bersyukur karena aku memiliki Yesus sebagai sahabat dan keluarga.

Ketika aku mencemaskan papa yang tinggal seorang diri,

aku bersyukur karena aku memiliki Yesus yang menemani papa.

Ketika aku putus asa dan kehilangan harapan,

aku bersyukur karena aku memiliki Yesus sebagai sumber harapan yang baru.

Ketika aku merasa ditinggalkan oleh teman-temanku,

aku bersyukur karena aku memiliki Yesus yang tidak pernah meninggalkanku.

Ketika aku butuh pengajaran,

aku bersyukur karena aku memiliki Yesus sebagai guru yang sempurna.

Sabtu, 25 June 2011

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s