My Trip Bangkok

Pertama kali ke City of Angles alias Bangkok adalah lebih dari 5 tahun lalu dengan rombongan tur. Perjalanan dengan rombongan tur ternyata kurang memberikan kesan yang mendalam.
Tidak ada tempat wisata yang diingat. Satu-satunya yang masih tersisa diingatan dari perjalanan tersebut hanya beberapa hal yang sudah diketahui oleh banyak umum. Diantaranya :
1. Transgender di Thailand cantik-cantik (bahkan membuat iri banyak non-transgender). Mereka hanya dapat dibedakan jika mulai bersuara.
2. Macet dimana-mana.
3. Tidak jauh berbeda dengan Indonesia.
4. Makanannya enak-enak (karena penulis memang menyukai masakan Thailand).
5. Panas terik.

April dan Juni 2011 karena pekerjaan, akhirnya ada juga kesempatan untuk kembali ke Bangkok – Thailand. Kedua perjalanan ini justru lebih berkesan dan lebih membuka wawasan akan Bangkok – Thailand.

1. Airport
Airport walaupun didesign secara modern dengan warna abu-abu metalik, namun tetap menampilkan ciri khas Thailand dengan patung-patung besar yang menarik mata.

2. Penduduk
Sepintas penduduk disini sangat mirip dengan Jakarta. Yang paling sulit dibedakan adalah antara trans gender dan wanita asli. Kampanye berlangsung tertib. Demo kaos merah juga aman bahkan penuh hiburan dan menjadi atraksi turis.
Tidak banyak penduduk yang menguasai bahasa Inggris atau dapat membaca huruf latin. Jadi lebih baik selalu memiliki catatan nama tempat tujuan dalam bahasa Thailand.

3. Transportasi
3.1 Tuktuk
Tutktuk adalah bajaj-nya Bangkok. Bedanya adalaj tuktuk tidak menyebalkan. Tertib lalu lintas dan tidak hitam asapnya.

3.2 Taksi
Taksi di Bangkok lebih murah dari di Jakarta. Minimum charge adalah 35 Bath. Masalahnya adalah rata-rata sopir taksi tidak dapat berbahasa Inggris. Walaupun bisa, juga susah sekali untuk dimengerti.
Lebih baik untuk selalu mencatatkan nama tempat tujuan dengan menggunakan bahasa Thailand.

3.3 Kereta
Sungguh luar biasa, Bangkok dapat membangun jaringan kereta (subway + monorail) dalam waktu singkat. Kemacetan jauh berkurang. Pariwisata dipermudah.
Hanya ada satu kelemahan untuk saat ini, kereta airport express terpisah dengan sistem kereta dalam kota. Sedikit sulit untuk berpindah kereta.
Yang unik dari disini adalah tiket kereta yang berbentuk bulat.

3.4 Mobil Pribadi
Mobil pribadi mahal.
Parkir antara 30 – 50 Bath perjam.
Bensin kira-kira 90 Bath perliter.
Juga ada sedikit kemiripan dengan Jakarta, pada beberapa sudut jalan, polisi aktif menghentikan kendaraan yang melanggar lalu lintas seperti marka jalan atau lampu merah.
Biaya tilang polisi adalah sebesar 100 Bath.

4. Shopping
4.1 Platinum Fashion Mall
Tempat ini adalah surga bagi mereka yang gemar belanja baju. Baju aneka model dan warna dijual dengan harga yang cukup miring.
Sebenarnya tempat ini mirip dengan Mangga Dua atau Tanah Abang, hanya saja tempat ini jauh lebih nyaman. Dan sama seperti Mangga Dua atau Tanah Abang, dibutuhkan keahlian untuk menawar pada beberapa toko.
Jika sudah lelah berbelanja, dapat beristirahat di food court lantai 6 yang menyediakan beragam pilihan masakan dan minuman. Satu hal yang sebaiknya diingat, perlu untuk membeli kartu kupon jika ingin membeli makanan. KFC (di food court) dan McDonald (di lantai dasar)  juga tersedia bagi mereka yang tidak ingin bereksperimen dengan makanan asing.

4.2 MBK
Tempat Belanja yang terletak didekat National Stadion ini adalah Mangga Duanya Bangkok. Sama persis. Diperlukan keahlian untuk menawar ditempat ini.

4.3 Pat Pong night market
Pat Pong night market sama dengan Mongkok (Ladies Market) di Hongkong. Disini dijual juga barang-barang bermerek kualitas “aspal”. Keahlian menawar wajib dipraktikan disini (lebih dari separuh harga yang ditawarkan pertama kali).
Satu pesan moral dari Pat Pong adalah pakailah kacamata kuda jika sedang berbelanja didaerah ini. Pada sebelah kanan dan kiri pasar Pat Pong berjejer klub malam dengan para penari yang dapat diintip melalui pintu masuk yang sedikit terbuka. Juga banyak sales yang aktif menawarkan pertunjukan sex kepada pengunjung pria.
Sebenarnya di dekat Pat Pong ada satu ruas jalan yang menawarkan “Gay Show”. Pria normal berhati-hatilah disini.

4.4 King Power
King Power adalah duty free mall. Bayangkanlah airport duty free yang dipindahkan ketengah kota.
Airline staff mendapat potongan harga 20%, sedangkan pengunjung dapat menunjukan kupon potongan harga 10%. Kupon didapat dari peta-peta gratisan.

4.5 Central Point Mall
Mall ini besar. Persis dengan mall besar-besar di Jakarta (Plasa Senayan, dkk)

4.6 Pasar Chatutchak
Pasar ini hanya buka setiap Sabtu dan Minggu serta merupakan salah satu tempat yang wajib dikunjungi oleh tukang belanja. Untuk mencapai tempat ini dapat menggunakan kereta jalur hijau. Tempat ini mudah karena terletak di terminal terakhir “Monchit”.
Aneka macam barang dijual disini. Para pembeli bercampur antara wisatawan dengan penduduk lokal. Keahlian untuk menawar juga wajib dipratikan disini.

4.7 Lumphini Park
Ini adalah taman umum yang besar. Taman ini indah dan sangat berguna. Ada jogging track. Ada pelajaran aerobik. Sangat bagus bagi penggemar jogging.

4.8 Pasar Tradisional
Pasar tradisional sangat mirip dengan pasar tradisional di Indonesia. Dan lebih mudah jika ada kenalan lokal untuk membantu komunikasi karena sepertinya ini bukanlah daerah yang siap kedatangan turis.
Buah sangat murah disini, misalnya :
– nanas bangkok hanya 10 Bath perbuah.
– dragon fruit yang isinya merah hanya 10 Bath perkilo.
– jambu air bangkok harganya 35 Bath perkilo.
– durian 70 Bath perkilo
Sungguh membuat kalap. Menurut informasi guide lokal, harga buah akan menjadi sangat mahal jika ditoko.

5. Tourism
5. 1 River City Boat Cruise
Wisata malam menyusuri sungai ini tidak dianjurkan bagi yang mabuk kapal atau demam foto.
Tur ini juga cukup mahal, sekitar 1200 Bath (jika kenal) – 1900 Bath tidak kenal.
Perjalanan kira-kira 2 jam disertai dengan buffet dinner da live music.
Bagi penggemar sejarah, tur ini cukup membosankan karena tidak ada yang menjelaskan tempat-tempat yang dilewati disepanjang sungai.

5.2 Grand Palace
Tempat ini indah dengan perpaduan beberapa arsitektur bangunan, antara lain Eropa, Sri Lanka dan Thailand. Juga terdapat miniatur Angkor Wat ditempat ini. Ada 7 gerbang masuk, setiap gerbang dijaga oleh 2 patung penjaga. Namun patung penjaga sekarang hanya ada 12 karena 2 meninggalkan pos mereka dan pindah ke kuil yang baru. Banyak titik menarik untuk banci gaya atau yang gemar fotografi.
Jika tidak bersama dengan rombongan tur, lebih baik untuk ketempat ini dengan taksi. Sebagai gambaran, dari hotel di daerah Ploenchit, naik taksi ketempat ini hanya 85 Bath.
Jika berpergian sendiri (tanpa tur guide) hati-hati dengan sedikit usaha penipuan. Seperti ini cara penipuannya :
Di pintu masuk utama, seseorang akan mencegat dan mengatakan bahwa pintu ini hanya dikhususkan untuk rombongan tur. Untuk pengunjung yang tidak termasuk rombongan tur harus menggunakan pintu berikutnya.
Dipintu masuk berikutnya akan ada seorang yang mengatakan bahwa tempat ini sedang ditutup dan kemudian akan diarahkan ketempat lain.
Harga tiket masuk adalah 350 Bath. Di dalam dapat menyewa audio guide. Juga tersedia tur guide resmi berbahasa Inggris tanpa bayaran. Lama jasa tur gratis ini kira-kira 1 jam.
Satu hal yang perlu diingat adalah kenakan pakaian yang sopan baik untuk pria maupun wanita (tidak boleh celana pendek atau pakaian tanpa lengan). Namun jangan cemas, banyak pedagang kemeja, sarung atau celana panjang disekitar pintu masuk.
Juga bawalah payung atau topi dan kenakan sun block jika kemari.

5.3 Reclining Budha
Tempat ini wajib didatangi.

6. Makanan
Makanan Thailand enak-enak. Lebih cocok dengan lidah Indonesia dibandingkan dengan masakan Malaysia.
Banyak juga warung kaki lima. Tapi berbeda dengan warung kaki lima di Indonesia, warung disini bersih dan jarang terlihat lalat. Pedagang rujak juga banyak dijumpai pada sudut-sudut jalan.
Jajanan yang banyak dijumpai :
– bakaran seperti sate, bakso,
– ketan + santan + mangga
Nanas Thailand lebih manis dan besar dibandingkan dengan nanas Indonesia.

7. Akomodasi
Tidak banyak yang bisa ditulis pada topik ini karena semua atas biaya kantor. Tetapi sedapat mungkin carilah akomodasi yang dekat dengan kereta.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s